sitoradostdaram sitoradostdaram sitoradostdaram

Saturday, January 2, 2016

-Happy New Year 2016-

Happy new year 2016...

Mauliate Debata... Thank you Lord.. Terimakasih Tuhan...
Hari berganti. Tahun pun berganti. Nggak pernah nyangka bisa menapaki tahun 2016 ini. Nafas kehidupan, tubuh yang sehat, mata yang masih melihat, kaki yang masih ingin melancong, dan tangan yang masih ingin memberi lebih banyak.
Semua adalah anugerahNya. πŸ˜‡

Semua orang sibuk dengan rutinitas menyambut malam tahun baru dengan berwisata ke kota lain, ngumpul di rumah keluarga, keliling kota jakarta, menyalakan kembang api dan mercon yang bikin jantung berdetak ngeri. Berbanding terbalik denganku; aku harus menghabiskan malamku dengan istirahat dikarenakan asam lambungku yang kambuh. Norak bener ini badan yaksss.. tapi puji Tuhanlah. Kalau kondisiku benar2 fit, aku hampir kehilangan uang beberapa juta untuk menikmati tawaran malam tahun baru bersama teman di Lombok. πŸ˜†

Resolusi? Iyupsss. Resolusi itu perlu. Harapan yang tidak tercapai di tahun 2015 berharap semoga dapat diraih di tahun 2016. Apakah itu? Ga muluk muluk sih. Married. Hahahahaha.. why? Karena aku membutuhkan pasangan hidup untuk berbagi rasa ini. Kayaknya akan lebih seru lagi jika aku bisa membagi rejeki ku, membagi perasaanku, membagi apa yang aku miliki bersama pasangan hidup. Apalagi bisa travelling bareng doi. Arghhhhhh.. pasti gue happy banget.. bisa travelling ala backpacker or koper. Tinggal pilih. Yang penting gue bisa duduk bareng doi, tidur dipelukannya walau duduk lusuh di kreta, kecupan hangat di kening seolah mengisyaratkan bahwa dia memang akan selalu ada untukku. Yeahhhhh... πŸ˜… ga muluk-muluk lah punya pasangan. Nggak perlu minta dia harus jadi sang milyoner supaya bisa memenuhi setiap keinginan materiku. Cuma butuh rasa aman dan nyaman yang menjadi point utama. πŸ˜’πŸ˜„

Seperti kataNya: " Yang lalu sudah berlalu, yang baru sudah datang.."  iyupssss... harus tidak melihat belakang lagi. Tidak menangisi masa lalu yang sudah terjadi. Yang pasti gue harus belajar dari masa lalu. Karena masa lalu adalah pengalaman yang tak ternilai. Oleh karena itu aku layak berterimakasih kepada orang-orang yang berperan dalam masa laluku. Karena masa lalulah aku belajar mengenai hidup. Hidup mencintai, hidup  berbagi, dan berkorban. Karena masa lalu aku bisa melihat mana yang baik mana yang tidak harus di lakukan di esoknya.
Iyupssss... buat kalian- kalian yang tidak bisa aku sebutkan satu persatu di blog ini; karena pasti akan panjang sekali dan pembaca takutnya bosen πŸ˜‹
pokoknya thanks alot alot alot.. dan tak terhingga rasa terima kasihku. Biarlah pertemuanmu denganku adalah sebuah pertemuan yang memberkatimu dan untuk ku juga pastinya.

Yuk ahhh.. kita menjalani tahun 2016 dengan hal - hal positif dan rasa optimis dan menanam harapan dalam hati bahwa tidak akan ada satupun rencana Tuhan yang gagal di dalam hidupku dan hidupmu.. yihaiiiii...

"Kok lu bahagia banget sih, Lad? "
" Yess. Pastinya.. Karena hati yang gembira adalah obat yang manjur.. hihihihi... " jelasku sambil neguk sesendok obat nyeri lambung. πŸ’ͺ

Sekali lagi... selamat tahun baru 2016 Bloggers...
semoga semakin eksis dalam dunia tulisan...
muachhhhh... πŸ˜™πŸ˜˜πŸ˜š



-Lady-
Casabonita,020116
Share Article on :

Monday, October 12, 2015

-Miss You on The Airport-

do you still remember me?
tentang asa yang pernah terucap
tentang hati yang menggebu
meledak-ledak seperti letupan gunung


rindu..
iya, rindu..
rindu kamu disana
di sudut kejauhan, hanya terbaca oleh sosial media
melihat dan memastikan kau baik-baik saja

di tempat ini,
duduk memandang hiruk pikuk ramainya manusia
sambil mendengarkan lantunan musik
aku masih saja memikirkanmu

move on?
apakah itu kata yang tepat untukku?
kata siapa aku tak ingin move on darimu?
ingin... aku ingin sekali.
tapi, hati selalu berteriak dan menolak.

shitt things, right??
but that's the truly and madly

do you have any suggest
to find the right way
to delete you from my heart?

If you read this, please tell to me, jfrs


I though, only God knows.

_LaDy_
changi airport, 121015
Share Article on :

Sunday, September 13, 2015

-Jodoh Versi Paimin dan Inem-

Akhirnya menyentuh blog ini lagi. Entah kenapa hati tampak sungkan menyentuhmu beberapa waktu lalu. Mungkinkah karena begitu banyak masa lalu terurai dan terpampang jelas dalam tulisan. Hal - hal tampak sulit diungkapkan langsung. Hal yang hanya dimengerti oleh hati. Hal yang tak seorangpun dapat memahami isi pikiran ini. 

Beberapa hari terakhir ini, mendapat info tentang teman yang sudah 'martupol' ( tunangan, ikat janji ). Sangat bersukacita sekali. Hanya saja, dibalik kisah mereka ada pribadi yang terkecewakan. 
Alkisah, sang pria sebut saja Paimin sebenarnya sudah dua tahun menjalin hubungan dengan wanita sebut saja Narti. Bahkan mereka sudah menjalani konseling pra nikah. Usut punya usut, entah apa yang membuat mereka mengakhiri konseling itu dan memutuskan untuk berakhir. Aku tidak mau salah tafsir juga, tidak mau memihak salah satu dari mereka juga. Selang waktu berjalan, dalam hitungan dua bulan ternyata sang pria sedang mendekati wanita lain, sebut saja namanya Inem. Dan selidik punya selidik, ternyata Inem selama ini menyukai sang Paimin. Hanya saja rasa yang tidak terungkap selama bertahun tahun. Entah dengan alasan apa kenapa rasa itu tidak terungkapkan, hanya dia yang tahu. Dengar dari beberapa teman pun Paimin ini juga menyimpan rasa yang sama selama ini. Bahkan dengarnya selama bertahun-tahun juga. Pertanyaannya: Mengapa Paimin tidak mengungkapkannya sedari dulu? Mengapa dia malah memilih pacaran dengan Narti? What's wrong with you, Paimin??? 


Dengar cerita, bahwa Inem tidak pernah menyambut baik setiap sapaan Narti selama ini. Wuihh,, naha kitu neng? I dont know exactly. Mungkin cemburu kali yah.. Apalagi mereka saling kenal sebenarnya. 

Hal yang mengejutkan tiba-tiba ga ada angin ga ada badai, tiba-tiba Paimin sudah martupol dengan Inem minggu lalu, ketika aku sedang ngetrip ke Bali. Kilat banget yahh? Kapan jadiannya mereka? Kapan pertemuan keluarganya mereka??


Arghhhhh... mungkin ini namanya Jodoh kali yah. Sedang dengan siapapun Paimin ketika itu, sedang dengan siapapun Inem saat itu, jika memang sudah waktunya bertemu dengan jodoh, mereka akan dipertemukan. Walau mungkin dengan kondisi ada yang tersakiti. 

Inem ternyata sudah hampir dua tahun lebih menyimpan rasa dengan Paimin. Tapi kalau Paimin menurutku awalnya hanya iseng becanda-becanda dengan Inem. Terlebih lagi ketika itu Inem sedang menjalin hubungan dengan pria lain. Sampai akhirnya Paimin memutuskan mengajak Narti pacaran kurang lebih dua tahun. Namun, entah apa sebenarnya yang menjadi isi otak Paimin dan Inem. Sampai selama kurun waktu dua tahun itu ternyata mereka masih sama sama saling suka, namun rasa yang tidak terungkap. Entah karena gengsi atau karena kondisi yang tidak memungkin. Sampai pada akhirnya, Paimin langsung menyatakan " Kamu mau nggak menikah denganku, Nem? " 
Inem pasti seneng banget dong. Secara pria favorit dia selama ini, yang dia simpen dalam hati, atau bahkan mungkin sosok pria yang selalu dia bawa dalam doa. 

Yah bener, jangan pernah bermain api dalam hubungan lawan jenis. Yang ditakutkan adalah kita terbakar dengan api itu. Tapi, untuk hal ini, sebenarnya itu mungkin memang sudah salah satu jalan atau pun petunjuk Tuhan, dan mungkin baru dinyatakan Tuhan di tahun ini. 

Tampak tidak logis, tampak tidak bisa diterima hati karena ada yang terluka; namun demikianlah JODOH. Salah satu bagian jalan cerita cinta yang dibuat Tuhan untuk umatNya. 
Betapa tak terselaminya rencanaMu, Tuhan...

Anyway, how about you Lady? Jalan cerita cintamu dengan pria yang sebenarnya Tuhan pilihkan untukmu? Arghhhhh,, Tuhann...please... Aku masih percaya bahwa hal baik akan datang jika kita masih mau bersabar. *asyikkkkk..


Happy Sunday, my soulmate.
Where are you, now? 
I am still waiting here. 


.LaDy.
Jkt.130915.11.27wib
Share Article on :