sitoradostdaram sitoradostdaram sitoradostdaram

Sunday, September 13, 2015

-Jodoh Versi Paimin dan Inem-

Akhirnya menyentuh blog ini lagi. Entah kenapa hati tampak sungkan menyentuhmu beberapa waktu lalu. Mungkinkah karena begitu banyak masa lalu terurai dan terpampang jelas dalam tulisan. Hal - hal tampak sulit diungkapkan langsung. Hal yang hanya dimengerti oleh hati. Hal yang tak seorangpun dapat memahami isi pikiran ini. 

Beberapa hari terakhir ini, mendapat info tentang teman yang sudah 'martupol' ( tunangan, ikat janji ). Sangat bersukacita sekali. Hanya saja, dibalik kisah mereka ada pribadi yang terkecewakan. 
Alkisah, sang pria sebut saja Paimin sebenarnya sudah dua tahun menjalin hubungan dengan wanita sebut saja Narti. Bahkan mereka sudah menjalani konseling pra nikah. Usut punya usut, entah apa yang membuat mereka mengakhiri konseling itu dan memutuskan untuk berakhir. Aku tidak mau salah tafsir juga, tidak mau memihak salah satu dari mereka juga. Selang waktu berjalan, dalam hitungan dua bulan ternyata sang pria sedang mendekati wanita lain, sebut saja namanya Inem. Dan selidik punya selidik, ternyata Inem selama ini menyukai sang Paimin. Hanya saja rasa yang tidak terungkap selama bertahun tahun. Entah dengan alasan apa kenapa rasa itu tidak terungkapkan, hanya dia yang tahu. Dengar dari beberapa teman pun Paimin ini juga menyimpan rasa yang sama selama ini. Bahkan dengarnya selama bertahun-tahun juga. Pertanyaannya: Mengapa Paimin tidak mengungkapkannya sedari dulu? Mengapa dia malah memilih pacaran dengan Narti? What's wrong with you, Paimin??? 


Dengar cerita, bahwa Inem tidak pernah menyambut baik setiap sapaan Narti selama ini. Wuihh,, naha kitu neng? I dont know exactly. Mungkin cemburu kali yah.. Apalagi mereka saling kenal sebenarnya. 

Hal yang mengejutkan tiba-tiba ga ada angin ga ada badai, tiba-tiba Paimin sudah martupol dengan Inem minggu lalu, ketika aku sedang ngetrip ke Bali. Kilat banget yahh? Kapan jadiannya mereka? Kapan pertemuan keluarganya mereka??


Arghhhhh... mungkin ini namanya Jodoh kali yah. Sedang dengan siapapun Paimin ketika itu, sedang dengan siapapun Inem saat itu, jika memang sudah waktunya bertemu dengan jodoh, mereka akan dipertemukan. Walau mungkin dengan kondisi ada yang tersakiti. 

Inem ternyata sudah hampir dua tahun lebih menyimpan rasa dengan Paimin. Tapi kalau Paimin menurutku awalnya hanya iseng becanda-becanda dengan Inem. Terlebih lagi ketika itu Inem sedang menjalin hubungan dengan pria lain. Sampai akhirnya Paimin memutuskan mengajak Narti pacaran kurang lebih dua tahun. Namun, entah apa sebenarnya yang menjadi isi otak Paimin dan Inem. Sampai selama kurun waktu dua tahun itu ternyata mereka masih sama sama saling suka, namun rasa yang tidak terungkap. Entah karena gengsi atau karena kondisi yang tidak memungkin. Sampai pada akhirnya, Paimin langsung menyatakan " Kamu mau nggak menikah denganku, Nem? " 
Inem pasti seneng banget dong. Secara pria favorit dia selama ini, yang dia simpen dalam hati, atau bahkan mungkin sosok pria yang selalu dia bawa dalam doa. 

Yah bener, jangan pernah bermain api dalam hubungan lawan jenis. Yang ditakutkan adalah kita terbakar dengan api itu. Tapi, untuk hal ini, sebenarnya itu mungkin memang sudah salah satu jalan atau pun petunjuk Tuhan, dan mungkin baru dinyatakan Tuhan di tahun ini. 

Tampak tidak logis, tampak tidak bisa diterima hati karena ada yang terluka; namun demikianlah JODOH. Salah satu bagian jalan cerita cinta yang dibuat Tuhan untuk umatNya. 
Betapa tak terselaminya rencanaMu, Tuhan...

Anyway, how about you Lady? Jalan cerita cintamu dengan pria yang sebenarnya Tuhan pilihkan untukmu? Arghhhhh,, Tuhann...please... Aku masih percaya bahwa hal baik akan datang jika kita masih mau bersabar. *asyikkkkk..


Happy Sunday, my soulmate.
Where are you, now? 
I am still waiting here. 


.LaDy.
Jkt.130915.11.27wib
Share Article on :

5 comments:

Terimakasih sudah berkomentar. Tinggalkan jejak untuk dikunjungi kembali.