sitoradostdaram sitoradostdaram sitoradostdaram

Sunday, September 25, 2016

- Ulah Hacker Instagram -

Kenapa bule itu doyannya sama kulit hitam sih? *tiba2 sirik lihat bule tuir lagi menyapa wanita yang baru masuk ke ruangan ini. Antara sungkan memeluk si wanita, akhirnya si bule hanya menyambut dengan jabat tangan. 

Anyway, gue lagi keki berat dengan hacker. Hiksss.. akun instagram gue dihacker oleh pihak yang tidak bertanggung jawab. Yah bukan hacker namanya kalau pihak yang bertanggung jawab, tapi aparat keamanan. *gerutu sendiri.

Poto yang ada di akun ku itu sekitar 800an, dengan teman yang sudah sekitar 300an. Yang sangat tidak aku terima adalah foto-foto itu hilang... Hikss.. Setiap poto itu ada ceritanya. Sengaja untuk mengenang kejadian dalam bentuk 'picture' dan aku harus kehilangannya.

Awalnya mulanya sih tiba-tiba di pagi hari si akun IG ini minta untuk dilogin. Padahal akun ini ga pernah aku logout. Setiap hari seperti itu. Sampai di hari ke-4 akun itu sama sekali hilang. Sudah berganti nama. Awalnya bernama Fern_Parmeter dan dia mencantumkan alamat website www.EvangelineDilillo.pw/p1709to?CoralieKooch.

Selanjutnya berganti lagi dengan nama Valarie HUGHES... dengan website yang ditinggalkan adalah find-sexy-lady.com/Valarie-HUGHES. Dengan profile picture gambar dua wanita memakai celana dalam saja. JIJIKKKKK.. gue emosi banget.... Rasanya pengen ngetimpuk itu hacker pakai higheels ku yang paling tinggi yang ada. Kurang ajar banget yahhh.. Apa sih maksud dan tujuan hacker ini????


Satu per satu aku harus jelasin ke follower karena mereka malah ketakutan melihat itu Belum lagi si hacker ngetake photo ke follower yang ada di akunku itu. Gimana nggak makin kesel kan? Kalau mau hack ya udah deh ikhlas gue tapi jangan sampai ngetag tag photo ke teman-temanku dong ahh.. Capek tahu ngejelasin ke mereka satu per satu. Kerjaan gue bukan hanya ngurusin IG aja. 

Ada teman gue yang care banget sama gue. Dia sampai nanya dan menjelaskan kenapa hacker itu ada. Dan dia ngehibur gue dan nyuruh gue buat akun lagi. Katanya dia suka lihat foto-foto yang ada di akun ku... 




" Akun IG lu kenapa? "
" Kenapa emangnya? "
" Potonya kok nggak ada? "
" Ihhh kamu kepoin aku yahhh.. hahahaha... hati-hati. Nanti naksir lagi. hahahah.. "
" Wkwkwkwkwk.. biarin.. kenapa itu akun? "
" Di hacker, drie... hiksss... "
Gue tanya sama dia kenapa hacker itu harus majang foto senonok itu, Hacker pengen mengambil follower kamu, terus gambar itu untuk memancing follower. Kalau kalian klik itu linknya pasti akan meningkatkan traffic pengunjung terus banyak iklan tuh yang masuk otomatis dong dia dapat duit. 

" Udah lu buat baru aja lagi. Biar gue jadi follower pertama lu, hahahaha.. "
" Ada ndrie.. Tapi gue males pakai itu. Gue udah senang akun yang kemarin itu.. "
" Yahhh, gue bukan yang pertama dong? " 
" Hadohhh lebayy deh... "
" Hahahha.. sana gihh bikin gihh... "
" Nggak ahh.. males... lagi meloww nih.. "
" Loh kenapa? Gara-gara cowo? "
" Dih.. kenapa lu mikir cowo? "
" Kali-kali aja... kenapa lagi? "
" Yaela ndrie.. kagakk.. Yang kemarin itu udah lewat. Gampang banget gue ngelupain doi. "
" Lah terus ini kenapa mellow? "
" Mellow karena akun itu hilang. Aku suka banget sm username itu. terus sedih foto-foto hilang semua. IG itu tempat buang suntuk gue kalau lagi bingung mau ngapain. Pacar nggak ada, IG juga nggak ada. Cariin gue pacar, ndriee.... " 
" Lah aku kan pacar kamu... "
" Dih.... gelo manehh... pacar apaan?  "
" Kok lupa sih? how could you? Hikzz.. "
" Gue butuh yang serius, Drie.. "
" I can be anything. Pacar apapun. Pacar saat lagi sedih, apa aja. "
" Nanti gue suka beneran sama lu, Drie.. "
" Lah terus emang kenapa? "
"  Nggak mau ahh. Kalau saya suka berarti harus jadi. hahahaha.. "
" Ya udah jadiin aja... "
" Arghhh ogahh.. nggak mau.. "
" Nanti bertepuk sebelah tangan.. "
" Akunya? Jadi gitu. Hikzz... "
" Bukan,, yah aku lah.. "
" Ga la... bertepuk dua tangan kok. Tepuknya kenceng. hahhaha. Lu kenapa sih? Gara-gara cowo kemarin? "
" Nggak Drie,,, aku dah nggak inget dia lagi.. Udah lupa malah. "
" Berarti cowo lain? "
" Nggak. Nggak ada. Gue kosong kok. Kan tadi gue dah bilang gue butuh yang serius. Yang bisa diajak hidup setia sampai mati, hahahaha.. "
" Terus kenapa tahu-tahu melow? Kamu santai dikit laaa.. Jangan terlalu mikirin banget. "
" Iya, Drie, namanya juga lagi melow. Kan datang sendiri melownya. Ga aku undang-undang. Terus lagi mikirin si IG yang sebenarnya obat penghilang kesedihan ehh malah... begini banget yahh nasib saya.. "
" Yowes kalau gitu, tunggu mood kamu baik dulu yah. Nice talking to you, dear. Let me know your brand new IG account is up and running. " dikasih emote memeluk.
" Ok-ok berbi bala-bala.. I will follow you, hahahha.. Aku mau baca-baca dulu menunggu ngantuk. Jaga dirimu. Jangan genit-genit cari bini gihh..."
" Hahahhaa... kamu aja... hahahha.. "
" Ogahhhh.. "
" Hahahha... yowes lah yahh.. Aku nyetir dulu yah, dear.. "

Demikianlah obrolan gue sama teman gue yang satu ini. Mulai dari membahas hacker sampai ke kawinan. Hahahha..
Sayangnya temanku ini sangat pemilih banget, susah banget nyari cewe. Udah berkali-kali gue suruh nikah alasannya selalu belum nemu. Padahal banyak cewe yang mau sama dia. 

Ada yang mau sama teman gue ini? Ganteng, anak IT, bodi kayak Bradpitt, bersih dan rapih juga wangi, taat agama, dan sayang keluarga. Hihihi..
Kalau dia baca ini pasti kepala gue langsung dipentong dia. 




.LaDy.
Oakwood Starbucks Coffee, 250916. 18.31wib



Share Article on :

Tuesday, August 30, 2016

- Tuesday, 300816 -

Hari ini suara hilang. Gejala sih dari dua hari yang lalu mulai batuk - batuk. Ehhh, kesininya suara ini malah makin kabur dan burem. Dari pagi pengennya nggak masuk kerja, tapi nggak enak juga secara minggu depan juga udah mau cuti 3 hari. Ya salammm... ditahankan sajalah dulu derita ini.

.Lady.
Jakarta, kantor tercinta, 300816
Share Article on :

-Tragedi Pagi Hari Bersama Nasabah-

Puji Tuhan..
Pagi-pagi udah dapat nasabah ngamuk-ngamuk; hina-hina kantor ini dan gue terlebih lagi..
hiksss.. rasanya pengen membelah diri. Rasanya pengen punya ilmu menghilang dari hadapan nasabah itu.

Kalau tanya pemimpin saya, tampaknya beliau sedang sakit; terbukti dari pengakuan dia tadi bahwa dia sedang sakit.

Jadi ceritanya itu beliau ini punya kartu ATM KPE (Kartu Pegawai Elektronik) tertalan di mesin ATM di Bekasi. Beliau komplain ke Bank yang ada dekat dengan kantornya di salah satu Departemen di Jakarta ini. Mungkin beliau merasa tidak terima dan tidak merasa puas dengan jawaban dari rekan saya, alhasil dia datanglah ke kantor cabang utama ini. Dengan bahasa yang sama dia tetap tidak terima. Perlu diketahui oleh kita semua orang awam, prosedur Kartu ATM yang tertelan tidak semudah yang kita bayangkan. Ada pihak ( unit ) terkait yang mengambil kartu dari mesin ATM, lalu menyerahkannya kepada Kantor Cabang Utama penerbit Kartu, lalu diserahkan kembali ke Kantor Cabang Pembantunya (jika memang rekening ada di rekening Cab.Pembantu). Dan itu pun ATM akan dikirim tidak satu per satu, namun sekaligus. Dan itu bukanlah tugas pegawai yang standby di cabang untuk membuka mesin ATM. Kebanyakan nasabah itu salah kaprah dengan hal ini; mereka menganggap bahwa itu adalah tugas dan tanggung jawab orang cabang.

Jumat lalu beliau datang, kami sudah tawarkan untuk mengganti dengan kartu sementara, menunggu KPE nya datang, tapi tetap saja tidak berkenan. So what i should do? Dengan mimik kesal, beliau merekam suara gue entah dengan latar belakang apa. Sejujurnya hati brontak, namun apa daya. Hasil obrolan beliau menceritakan bahwa beliau adalah seorang pencetus KPE tersebut dan mengatakan bahwa ada dari pihak kami menjanjikan bahwa kartu tersebut tidak akan tertelan, kalaupun kemungkinan kartu itu ada tertelan, pihak kami menjanjikan bahwa kartu tersebut akan kembali ke Kantornya. Demikian yang bisa saya tarik kesimpulan. Entah dia mau menyombongkan diri, bangga dengan hal itu whateverlah. 


Sebagai bahan pembelajaran yah guys, kita sebagai seorang berpendidikan, bekerja di suatu departemen pemerintahan besar di Indonesia, booo bahasanya cakep sedikitlah. Malu atuh sama gelar yang ada dibelakang nama itu. Jadilah orang yang bisa diajak diskusi. Jika ingin komplain, yah komplainlah dengan bahasa yang baik, jadilah orang yang bisa cooperate dengan pihak Bank. Kami sebagai petugas Bank juga merasa punya tanggung jawab untuk menyelesaikan keluhan nasabah namun kalau nasabah datang-datang tahunya marah-marah,, pliss dehhh.. Kita juga jadi males kali buat nyari solusi.


Lagian apa untungnya sih marah-marah di Bank? Yang ada malu-maluin diri sendiri kali. Ketahuan banget nggak bisa kontrol emosi. hahhahaha
Ingat yah guys, Hati yang gembira adalah obat yang manjur. 
Kalau suka marah-marah bikin bibit penyakit bertumbuh subur di dalam tubuh. hihihi..

Ok, kelar nasabah ini, datang lagi satu nasabah orang pemerintahan juga. Mengatakan ada dana yang akan masuk yah hitungannya "T" nya. Berhubung gue harus menjaga kerahasiaan data nasabah jadi gue nggak bisa share banyak yakss... Nanti saya dibilang melanggar kode etik. Mendengar kondisi dana yang masuk adalah besar otomatis dong saya sebagai seorang marketing ( kayak kata Pincab saya Everybody is marketer ) ilmu marketing yang terpendam ini otomatis keluar dong. Saya tawarkan untuk masuk menjadi nasabah prioriti, saya tawarkan untuk investasi di Reksadana, Sekuritas, Asuransi yang bersifat investasi namun tetap aman.
Ujung-ujungnya, sekelar nya, beliau bilang begini ke saya. " Sayang yah Mba, waktunya cuma sebentar. Mungkin bolehlah yah kita bertemu di luar ... "
Gue sambut ajakan dia dengan pikiran positif dong. " Boleh, pak. Nanti bisa konfirmasi ke saya kalau Bapak butuh informasi lebih. "

Jabat tangan dong otomatis.. Ehh,,bulu kuduk gue langsung berdiri ketika dia menjabat tangan gue ; salah satu jarinya bermain-main di telapak tangan saya.Mengelitik telapak tangan gue gitu.

Amitttt-amitttt...


Beginilah derita karyawan Bank. Suka duka campur aduk kayak nasi uduk. *enyakkkk... 



.Lady.


Jakarta, 290816 


Share Article on :